Buatku, nama adalah poin penting dalam hidup. Karena, nama itulah yang akan dilekatkan pada seseorang atau sesuatu seumur hidupnya. Oleh karena itu,  Pemberian sebuah nama itu harus baik. Sejujurnya, ketika kecil aku gak terlalu suka dengan nama sendiri.  Kadang suka ngeluh, Kenapa sih, harus ada huruf U disana? Kenapa sih harus nama Nurul? 

Rasanya kurang menarik dan komersil. Belum lagi ketika orang memanggil namaku, jadi terlihat monyong karena ada dua huruf U disana. Sebetulnya, kalau dipikir-pikir gak ada ngaruhnya sama sekali. Tapi emang dasar anak kecil, hal sepele bisa jadi masalah

Zaman aku SD, sekitar tahun 1999 kalau gak salah sedang zamannya film LUV. Disana, ada salah satu karakter yang bernama Stephanie diperankan Zeezee Shahab cukup bikin aku kecil berharap untuk mengganti nama, Hahaha.

Akhirnya bersama geng SD, kita sepakat pakai nama samaran. Kocaknya, nama samaran aku jadi Stevy. Wahahaa.. rada-rada gak sesuai sama muka sih, tapi itulah kekocakan anak SD pada zamannya.

Sekarang, udah jadi ibu. Kerasa deh kalau pada setiap nama anak ada doa yang terpanjat.

Sebuah Nama dan Arti di dalamnya

Nurul Afiati, sebuah nama yang singkat, biasa tapi bermakna luar biasa buatku. Usut punya usut, menurut cerita mama, adik papaku yang memberi namanya. Beliau dipercaya memberi nama karena latar belakang sarjana pendidikan agama islamnya. Cahaya kesehatan arti dari nama itu. Tentu saja, harapannya aku tumbuh menjadi anak yang sehat. Ketika tahu arti nama itu, aku sempat berpikir ternyata nama itu benar-benar jadi doa.

Alhamdulillah, Allah SWT selalu memberi aku kesehatan. Semoga nama ini selalu menjadi doa supaya aku terus sehat ke depannya. Setelah dewasa, aku sadar dan malah bersyukur dengan nama ini. Sebagai bentuk syukur, akhirnya nama inilah aku pakai untuk dijadikan nama domain.

DomaiNesia

Anjuran Memberi Nama yang Bagus untuk Anak

Rasullullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‏ ﺇِﻧَّﻜُﻢْ ﺗُﺪْﻋَﻮْﻥَ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﺑِﺄَﺳْﻤَﺎﺋِﻜُﻢْ ﻭَﺃَﺳْﻤَﺎﺀِ ﺁﺑَﺎﺋِﻜُﻢْ ﻓَﺄَﺣْﺴِﻨُﻮﺍ ﺃَﺳْﻤَﺎﺀَﻛُﻢْ

“Sesungguhnya kalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan nama kalian dan nama bapak-bapak kalian. Maka baguskanlah nama-nama kalian” [HR. Abu Dawud & Al-Baihaqi, Sebagian ulama menilai sanadnya munqathi’, Sebagian menilai sanadnya jayyid]

Dalam agama Islam, ada anjuran untuk orang tua agar memberi nama yang baik untuk anaknya. Maka, sebaiknya nama anak dibuat dengan melihat makna di dalamnya.

Sayangnya, banyak pula orang tua yang memberi nama hanya untuk sekadar viral atau disesuaikan dengan masanya. Memang, pemberian nama menjadi hak orang tua tetapi sayang sekali jika kesempatan itu tidak digunakan dengan baik. Karena nama sebetulnya adalah doa kita untuk si anak.

Pengalaman Mencari Nama untuk Anak

Keinginan memberi nama anak yang bagus, lucunya udah mulai terencana sejak aku SMA. Waktu itu, ceritanya di salah satu televisi swasta diputarlah film bollywood. Judulnya Dil Hai Tumhaara, pemeran utamanya adalah Shalu yang diperankan Preity Zinta.

Disana karakter Shalu, yang ceria, supel, mau berkorban langsung buat aku suka. Nama Shalu, tampak menarik dan jarang juga ada yang pakai. Akhirnya dalam hati, niat kalau nanti punya anak perempuan mau diberi nama Shalu.

Saat menikah,dan hampir jelang kelahiran anak pertama masih belum ketemu nama yang cocok selain nama Shalu itu. Feelingnya bakalan dapat anak cowok, tapi sampai mau lahiran gak nemu nama anak cowok yang cocok. Ketika akhirnya, si bayi lahir dan ternyata perempuan. Dalam hati seneng banget, karena akhirnya jadi juga punya Shalu beneran.

Shaluna Sabeen, artinya embun sejuk di pagi hari. Itulah nama anak sulung yang akhirnya terpilih. Ada insiden dari pemberian nama ini, Sebetulnya aku inginnya Shaluna Sabine. Tapi, entah gimana suami nulis di akta lahir jadi Sabeen. Sempet kesel sih, tapi repot juga kalau harus ganti lagi. Ya sudah, mau gimana lagi. Tetap, sebagai orang tua harapannya, Shalu akan jadi penyejuk yang hadir dalam kehidupanku.

Lain cerita untuk anak kedua, murni diambil dari bahasa arab-prancis. Dhiaurrahman Khalid Janvier, artinya cahaya sang pengasih yang kekal di bulan januari. Alhamdulillah, suka banget sama nama ini. Meskipun, terasa agak panjang ya.

5 Kiat Mencari Inspirasi Nama Anak yang Tepat

Di era mudahnya mencari informasi, banyak sekali inspirasi yang bisa kita dapat untuk menemukan nama anak yang tepat. Kalau dulu, orang tua biasanya meminta nama anak yang indah kepada  orang yang dituakan atau ulama setempat. Sekarang, kita bisa lebih bebas mencari nama beserta artinya melalui internet, buku-buku, Al Quran, biografi, film, atau meniru orang terkenal.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, ada 5 kiat dalam menemukan nama yang tepat untuk anak. Apa aja ya? Simak kuy!

Pilih Nama dari Bahasa Apa?

Ada banyak bahasa di dunia yang bisa dijadikan nama yang indah bagi anak kita. Kalau mau nama yang kebarat-baratan bisa cari nama anak dalam bahasa Inggris, Prancis, atau Yunani. Setiap negara memiliki karakter yang khas dari namanya. Aku pribadi, suka dengan nama-nama perempuan dari India atau Yunani karena memang terasa menarik dan jarang dipakai.

Pilih Mau Berapa Suku Kata?

Untuk kenyamanan dan lebih efisien sebaiknya pilih dua-tiga suku kata saja untuk anak. Jika terlalu panjang, nantinya mungkin akan merepotkan si anak jika ujian saat besar. Rasanya tiga suku kata sudah cukup untuk menamai anak.

Arti dari Nama yang Terpenting

Bukan dari segi keindahan namanya saja, kita perlu tahu arti dari nama tersebut. Setiap anak memiliki hak untuk diberikan nama yang indah. Jadi, doa dan harapan kita untuk anak akan terlihat dari namanya. Nama anak islami, sebetulnya lebih baik untuk digunakan. Karena, sebagian besar diambil dari Al Quran.

Cari Lebih dari Dua Nama

Jika sudah dapat sepasang nama untuk calon buah hati. Coba koleksi lagi dua nama lain sebagai cadangan. Siapa tahu, nama itu akan berguna untuk anak-anak selanjutnya di masa depan, hihi..

Diskusikan dengan Suami

Setiap mendapatkan sebuah nama yang tepat, jangan lupa ajak suami berdiskusi. Siapa tahu dengan bantuan suami, akan ditemukan padu padan yang tepat. Nama adalah Doa, semoga setiap harapan dari sebuah nama untuk sang buah hati akan terwujud, Aamiin.

Proses pemberian nama untuk anak pasti memiliki cerita yang berbeda-beda, yuk share ceritanya saat mencari nama si anak pada kolom komen di bawah ya.

Sumber:  https://muslim.or.id/45562-katanya-apalah-arti-sebuah-nama.html

 

Pengalaman Mencari Inspirasi untuk Nama Anak
Tagged on:                         
Nurul Afiati

Nurul Afiati

Hai, it's me. Seorang ibu dari dua anak super aktif. Penulis, blogger dan penikmat kopi.

4 thoughts on “Pengalaman Mencari Inspirasi untuk Nama Anak

  • Avatar
    November 24, 2020 at 5:52 pm
    Permalink

    Ya ampun tahun 99 masih SD mah berarti saya salah memanggil hehehe. Mestinya manggilnya Neng ini mah.

    Soal nama, saya suka kalau bahasa Sansekerta atau bahasa orang native gitu, supaya nggak pasaran. Semoga saja bisa terealisasi mewujudkan nama anak (baca: segera dikarunia anak).

    Nama anaknya bagus banget, neng. Shaluna dan Janvier.
    Alhamdulillah inspirasi namanya bisa terwujud dari film si geulis Preity Zinta.

    Reply
    • Nurul Afiati
      November 24, 2020 at 5:56 pm
      Permalink

      Halo Mba Ren, semoga Mba juga bisa segera mewujudkan nama anak yaa aamiinn.. bahasa sansekerta menarik juga, gak pasaran ya Mba, iya pengennya nama itu unik dan jarang dipakai orang lain hihi

      Reply
  • Avatar
    February 23, 2021 at 8:46 pm
    Permalink

    hii kak…. aku lagi hamilll… meskipun belom tau jenis kelamin calon debay ku apa… Tapi Insya Alloh kalo cewek aku kepikiran pengen kasih nama Shaluna… kalo boleh tau arti nama Shaluna sendiri apa ya kak… soalnya aku googling rada susah nemu artinya.. Makasi sebelumnya 🙏

    Reply
    • Nurul Afiati
      February 23, 2021 at 9:12 pm
      Permalink

      Hai mba, semoga dilancarkan dan dimudahkan ya proses lahirannya nanti. Selamat ya bentar lagi bakalan jadi ibu, semangat juga nikmati proses kehamilannya. Oiya nama Shaluna itu sebetulnya aku comot dari bhs Prancis, dan ternyata ada bhs arabnya juga. Entah ya kalau arabnya tepat atau gak, karena aku sambung² jadi lucu aja gitu hehe..
      Kalau bhs Prancis dari kata la lune (bulan), bhs Arab shollu (shalawat). Ditambah kreativitas tipis² dapet deh nama Shaluna 😅😅. Jadi kalo mba Googling mungkin gak ketemu arti tepatnya

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: