Kala itu, mata ayah memandang dengan sorotan yang menyala pada tubuh ibu yang teronggok di atas batu.

Sosok lemah dan tak berdaya itu sedang mengandung aku. Sorot mata ayah menjadi sebuah pertolongan bagi kami. Seorang petugas jaga segera menyelamatkan ibu dan membawanya ke klinik terdekat. Tak berapa lama, lahirlah aku ke dunia, ayah mengizinkan kami tinggal di tubuhnya yang memiliki ruang kosong tak berpenghuni. Tak hanya itu ayah pun memberi nafkah pada kami melalui tangan ibu. Dibiarkannya ibu menjadi petugas kebersihan di tubuhnya. Sehingga sampai aku sebesar ini, aku dan ibu mampu bertahan hidup bahkan bersekolah.

Meski, sebagian teman-teman mencemoohku. Mereka tak percaya, aku mempunyai ayah sepertimu. Dengan lantang, aku teriakan namamu, aku tunjukan tubuhmu yang kekar. Aku banggakan dirimu di depan mereka. Biarlah mereka sibuk dengan cemoohannya, tetapi kebanggaanku tak pernah luntur terhadapmu.

Ibu pernah bilang padaku, bahwa aku harus hidup seperti filosofi ayah. Tegar dengan tempaan, kokoh dengan keberanian, dan selalu membantu orang lain. Betapa aku menganggumi kau sebagai ayahku. Dalam benak,terpatri janji agar di masa depan nanti aku mampu membuatmu bangga. Sama seperti kebanggaanku terhadapmu.

Pandangan rendah mereka terhadapku, tak melunturkan sedikit pun rasa sayang padamu. Mereka tidak tahu, saat angin laut mengigit kulit, kamu berada di depan menghangatkanku. Saat hujan menyemburkan kekuatannya, aku dan ibu tetap terjaga bahkan tanpa ada basah. Wajar saja, jika aku sangat marah pada mereka. Aku yang paling tahu kamu. Aku pula yang merasakan kebaikkanmu. Tidak akan kubiarkan mereka mencemoohmu, Ayah.

“AYAAH.. KAU HEBAT!”

Suara teriakanku menggema dan memantul saat mengenai tubuhmu. Kamu tetap gagah dengan kedua mata bersinar. Sepoi angin malam laut mengacak rambutku, aku tersenyum menghadapnya.

Dia tetap kokoh berdiri, menyapu seluruh pantai dengan sorot cahaya matanya. Dialah mercusuar, ayahku.

 

#CerpenMini

 

Dia Ayah Bagiku
Tagged on:     
Nurul Afiati

Nurul Afiati

Hai, it's me. Seorang ibu dari dua anak super aktif. Penulis, blogger dan penikmat kopi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: