Sekian lama terpisah, dua sandal dari kasta berbeda akhirnya bertemu. Sebut saja Mela dan Pitaloka. Mela sandal jepit biasa dipakai rakyat jelata, sementara Pitaloka adalah sandal kulit terlahir dari Eropa.

Pitaloka tiba di tempat sampah lebih dulu dibandingkan Mela. Dengan wujud yang berbeda. Pitaloka seperti dibuang begitu saja oleh sang tuan. Saat Mela datang, dia menyambutnya dengan sukacita. Mela yang tak menyangka Pitaloka berada disana lebih dulu, memberondong dengan banyak pertanyaan.

“ Pitaloka, sudah berapa lama kau disini?”

“ Entah, mungkin tiga bulan yang lalu.”

“ Ada apa? Apakah pemilikmu yang membuang?”

“ Aku dicuri dari pemilikku. Sejak keluar dari Mall, hanya selang satu bulan. Aku diambil saat menunggu pemilikku salat di mesjid.” Pitaloka tampak sedih.

“ Lalu, bagaimana bisa kau berada di pembuangan sampah?”

“ Ternyata si pencuri itu memang terbiasa mencuri. Aku dipaksa berlari jauh hingga putus saat dia dikejar polisi. Dan aku pun terbuang, ditinggalkan. Hujan deraslah membuatku terbawa arus saat banjir.” Sesaat tampak kesedihan muncul di balik nada suaranya.

“ Yang penting sekarang kita sudah bersama ya. Jangan risaukan masa lalu Pitaloka. Aku pun sama, bahkan tubuhku robek karena dijadikan ganjalan pintu pemilikku dulu ” mereka tersenyum kecil menertawai jalan takdir yang telah mereka jalani.

Tak berapa lama muncul seorang manusia membawa karung putih dan tongkat besi. Dia datang dan sumringah melihat salah satu dari sandal itu. Matanya berbinar seakan menemukan harta karun. Kedua tangan meraih Pitaloka. Dibersihkannya kotoran dan debu yang menempel dengan lap yang tak terlalu bersih. Senyumnya mengembang melihat rupa Pitaloka. Terlintas untuk membawa nya pada sang ahli alias tukang sol. Sebelum beranjak, dia pun sejenak memandang Mela. Kini manusia itu menjadi tuan baru dari Pitaloka dan Mela.

#Fiksi #Cerpen

Cerpen Mela dan Pitaloka
Tagged on:     
Nurul Afiati

Nurul Afiati

Hai, it's me. Seorang ibu dari dua anak super aktif. Penulis, blogger dan penikmat kopi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: