Menjadi ibu merupakan amanah besar yang harus diterima oleh wanita. Terlepas siap tidaknya memegang tanggung jawab itu. Seorang ibu wajib untuk belajar, karena setiap anak memiliki keunikannya sendiri.

Anak laki-laki biasanya menyukai petualangan dan tidak takut untuk mencoba semua hal. Sementara anak perempuan, lebih sering mengekspresikan rasa emosionalnya. Perbedaan pola asuh berdasar gender itu menjadi tantangan bagi ibu. Tetapi, tahukah moms bahwa ada 10 hal yang sebetulnya sangat diinginkan oleh anak perempuan terhadap ibunya?

Mari, kita simak keinginan mereka satu – persatu!

1. Cukup & Terima Aku

Masih ingat drama korea It’s Okay to Not to be Okay?

its okay not to be okay
sumber : kpopchart

Koo Moon-Young sang penulis yang menjadi pemeran utama adalah korban dari pola asuh ibunya. Dia tumbuh menjadi gadis keras, angkuh, jahat akibat pembentukan karakter dari ibunya. Dalam drama, sang ibu sengaja mendidik Moon-Young agar menjadi seperti yang dia inginkan.

Sadar tidak sadar, kejadian serupa sering dilakukan orang tua pada anaknya di dunia nyata. Entah secara verbal atau tindakan, seorang ibu tak jarang memaksa anak untuk menjadi yang diinginkannya.

Agar tak melakukan hal serupa, sebaiknya kita mesti menyadari bahwa anak adalah amanah dan titipan dari Sang Maha Kuasa. Merasa cukup dan menerima kehadirannya merupakan keinginan setiap anak perempuan yang tak mampu mereka ungkapkan.

Orang sering fokus pada kelemahan bukan pada kekuatan yang dimiliki

Alih-alih sibuk membentuk anak seperti yang kita mau. lebih baik sekarang patahkan kebiasaan itu. Bantu anak-anak perempuan kita, untuk menemukan kekuatan dalam diri agar merasa spesial. Bantu mereka untuk percaya diri.

Di luar sana, mereka akan mudah percaya hal negatif yang dibicarakan orang lain tentangnya. Tetapi sebagai ibu, kita dapat mengubah pandangan untuk fokus pada kelebihannya.

2. Jadilah Pendukung Nomor Satu

jadilah pendukung nomor satu
sumber pexels oleh Miguel -a -padrina

Seorang anak perempuan apalagi yang beranjak remaja sangat membutuhkan support dari Ibunya. Dimulai dari fase remaja, mereka mengalami perubahan emosi, perubahan bentuk tubuh juga lingkungan sosialnya. Perubahan itu membuat mereka bingung untuk menghadapinya.

Dukungan ibu sangat diperlukan bagi anak perempuan saat menghadapi perubahan hidup. Tunjukan dukungan, kesabaran dan pengertian terhadapnya.

Hindari menuduh dan mengkritik atas kesalahan yang dilakukan. Biarkan mereka tahu bahwa kita selalu ada untuknya apapun yang terjadi. Kita adalah tempat terbaik untuk dia bersandar.

Referensi bacaan 9 cara agar anak nyaman curhat kepada orang tuanya

3. Main Bersamaku

bermain bersamaku
Photo by Mike from Pexels

Kita tahu bahwa tidak mudah mengerjakan pekerjaan domestik, pekerjaan kantor dan mengasuh anak secara seimbang. Apalagi, memiliki anak perempuan yang umumnya suka membicarakan semua hal.

Sesibuk apapun. Cobalah untuk menyediakan waktu berkualitas bersamanya. Tatap mata dan hadir saat mereka berbicara. Pasalnya, kerjaan rumah atau kantor tidak akan ada habisnya meskipun kita sudah luangkan waktu sebanyak apapun. Sementara, anak akan terus bertumbuh besar setiap harinya. Jangan sampai, kita baru menyadari ketika semuanya sudah terlambat.

Waktu spesial yang kita lakukan bersama akan menjadi momen yang akan teringat selamanya.

4. Tolong, Percaya Aku

Kepercayaan diri manusia terbentuk pada dua puluh tahun pertama di hidupnya. Apa yang mereka yakini, akan membawa mereka untuk berani mengikuti passion atau hanya menjalani hidup tanpa arah.

Ketika, anak perempuan mengatakan untuk melakukan sesuatu yang mereka inginkan. Hindari menurunkan semangatnya dengan segala keraguan kita. Jika kita menunjukkan keraguan padanya, mereka akan menjadi ragu pada keyakinan mereka sendiri.

Ujungnya, kepercayaan diri menurun. Dan rasa takut untuk melangkah malah mendominasi.

Sebagai ibu, dorong dia untuk percaya pada dirinya sendiri . Fokus dan katakan tentang potensi yang ada dalam dirinya.

5. Tenang, Jangan Marah

Kemarahan orang tua berdampak buruk pada anak. Penelitian menunjukan bahwa teriakan akan membuat anak lebih agresif, insecure, cemas berlebihan dan rendah diri.

Ketika kita cepat marah, mereka akan sulit untuk percaya pada ibunya ketika melakukan kesalahan. Dampaknya, dia memilih untuk berbohong jika mengalami masalah supaya terhindar dari amarah orang tua.

Mulai sekarang, coba untuk tidak marah kepada anak. Ketika emosi sedang naik, hitung 1-10 hingga emosi mereda. Coba ya!

6. Biarkan Aku Buat Kesalahan dan Maafkan

Supaya anak perempuan mandiri, kita harus berhenti melindunginya dari kesalahan. Biarkan dia melakukan pilihannya. Biarkan dia merasakan kesuksesan dan kegagalan. Jika dia melakukan kesalahan, hindari menyalahkannya. Lebih baik tunjukkan padanya bahwa setiap orang bisa melakukan kesalahan.

Yang paling penting, ajarkan padanya tentang bagaimana memaafkan diri sendiri. Tidak berlebihan memandang sebuah kesalahan, dan berpikir jernih bahkan tertawalah pada kesalahan yang telah terjadi.

Baca yuk Ajari anak 10 hal penting dari kegagalan

7. Ajari Aku tentang Tubuhku

Kekerasan seksual sering terjadi pada anak-anak. Banyak oknum yang  memanfaatkan kepolosan anak.

Ajari padanya tentang perbedaan “good touch” dan “bad touch” karena banyak anak yang tidak paham dengan apa yang terjadi.

Bukan itu saja, ajarkan pula bagaimana cara untuk melindungi diri jika dia mengalami hal yang kurang baik. Pembicaraan ini harus dilakukan antara ibu dan anak perempuannya. Cara berkomunikasi sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan pemahamannya, dan dimulai ketika dia sudah memasuki usia balita (bisa bicara).

Cara menjelaskannya mulai dengan menunjukkan bagian tubuh yang dia miliki. Lalu jelaskan bagian mana yang merupakan area pribadi dan tertutup. Area pribadi artinya tanggung jawabnya. Jadi tidak satu pun orang yang boleh menganggu area pribadinya. Katakan pula dia wajib melaporkan kepadamu jika ada yang menganggu “areanya”.

8. Ajari Keterampilan Berguna dalam Hidup dan Nilai Kebaikan

Nilai apa yang perlu diajarkan pada anak perempuan?

Integritas, kebaikan dan empati, cinta diri sendiri dan orang lain, kerja keras, sopan santun, menghormati orang lain, mandiri, pentingnya bebas finansial, menghadapi kritik dan kesetaraan gender.

Sementara, keahlian hidup yang perlu diajarkan antara lain, mengurus rumah, memasak, menjahit, cara mengatur uang, mencuci, cara berkomunikasi, hidup beretika, pertolongan pertama, cara menangani masalah.

Sudah baca Tahap belajar anak yang perlu orang tua tahu?

9. Ajari Bagaimana Mengatur Emosi

 

Anak perempuan seringkali mengalami emosi yang naik turun karena hormon. Mereka mungkin bingung dengan mood yang berubah -ubah dan tidak mengerti cara mengatasinya.

Sebagai ibu, kamu harus mengetahui tentang emosi dan empati dengan apa yang mereka alami saat mereka mengatakan “aku sedih, aku marah, aku kecewa”. Yang mereka butuhkan saat itu adalah pengertian kamu sebagai ibunya.

Ajak dia mengatasi ketidaknyamannya dengan melakukan sesuatu yang menenangkan seperti menarik napas perlahan, jalan-jalan untuk mencari udara segar, mewarnai bersama dan aktivitas menyenangkan lainnya.

10. Ajari Untuk Tetap Aman di Dunia Maya

ajari anak aman di dunia maya
Sumber pexels oleh Andrea Piacquadio

Teknologi saat ini sudah mendominasi aspek kehidupan. Penting sekali mengajarkan anak tentang bagaimana tetap aman dari penggunaan internet. Cerita negatif yang berseliweran yang terjadi pada anak entah itu tentang Cyber-bullying, online games dan lainnya cukup membuat kita was-was.

Jika itu terjadi pada orang lain, kemungkinan anak kita menjadi korban pun tetap ada.

Cara yang bisa kita lakukan untuk membantu dia menggunakan internet dengan aman adalah berbicara terbuka tentang bahaya yang mungkin terjadi di internet, ceritakan kejadian yang marak terjadi akibat kecanduan game online, batasi penggunaan internet anak, minta mereka untuk tidak membagikan gambar pribadi di sosial media dan ajari cara memblokir seseorang yang tidak mereka kenal. Jika ada seseorang yang memerintahkan dia di internet, abaikan saja.

Ajari tentang bagaimana menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.

Ungkapkan pula bahwa kehidupan orang-orang di dunia maya tidak selalu sesuai kenyataan agar mereka tidak mudah percaya begitu saja.

Itulah sepuluh hal yang diinginkan anak perempuan dari seorang ibu. Intinya adalah membangun komunikasi yang kuat dengan anak perempuanmu adalah kunci agar kamu dapat menjadi teman terdekatnya.

#Parenting #DaughterMother #TipsIbuAnak

10 Keinginan Anak Perempuan Terhadap Ibunya
Tagged on:         
Nurul Afiati

Nurul Afiati

Hai, it's me. Seorang ibu dari dua anak super aktif. Penulis, blogger dan penikmat kopi.

2 thoughts on “10 Keinginan Anak Perempuan Terhadap Ibunya

  • Avatar
    November 5, 2020 at 11:17 pm
    Permalink

    Menurutku, ini jg tidak hanya bagi anak perempuan. Anak lelaki juga. Setiap anak harus selalu didukung, diarahkan ke yang baik. Dan tidak patut bagi orang tua untuk memaksakan kehendak, yaa mbak?
    Btw, salam kenal. Ini pertama kali aku berkunjung ke sini

    Reply
    • Nurul Afiati
      November 5, 2020 at 11:35 pm
      Permalink

      Hai mas dodo terima kasih udah mampir, ya betul beberapa poin ada juga yang menjadi keinginan anak lelaki

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: