Mood Booster for Writer, pertama kali melihat judulnya aku merasa ditarik untuk membaca isinya. Pas banget, waktu itu lagi mengalami writer’s block. Draft tulisan menumpuk tidak ada yang selesai. Terpaku di depan laptop, tidak satupun barisan kata berjajar rapi di layarnya. Semakin buntu, semakin malas untuk menulis.

Mengalihkan pada kegiatan lain tidak lantas buat aku jadi lancar lagi menulis. Tetap saja, semangat mulai menurun. Bahkan, kopi sudah sampai tetes terakhir. Akhirnya kuambil buku biru dengan judul yang menarik itu. Ketika mengambilnya, aku berharap akan dua hal.

Hal pertama, writer’s block bisa teratasi, aku bisa menulis dengan ide yang berlimpah. Hal keduanya adalah semangat menulisku tidak lagi kabur-kaburan. Meskipun, sedang dalam masa sulit. Lalu, apakah buku ini memenuhi dua harapan itu?

Mari kita simak!

Mood Booster For Writer karya Dwi Suwiknyo.

mood booster for writer review buku
Ini dia penampakan buku mood booster for writer (foto: dokumentasi pribadi)

Judul Buku : Mood Booster for Writer

Pengarang : Dwi Suwiknyo

Penerbit : Samudra Biru

Tahun terbit dan cetakan : 2019, cetakan I

Dimensi buku : 14 x 20 cm

Jumlah Halaman : 196 halaman

Harga buku : Rp. 79.000

Tentang Buku Mood Booster for Writer

Pertama kali melihat nama Dwi Suwiknyo pada buku berjudul Ubah lelah jadi lillah, aku langsung suka dengan karyanya. Tulisan dan buku-bukunya Mas Dwi ini lebih ke genre pengembangan diri (motivasi islam), aku seakan diingatkan sebagai makhluk Allah SWT untuk tidak hanya memikirkan kesuksesan dunia saja. Tetapi urusan akhirat pun perlu untuk dipersiapkan. Ketika, melihat bukunya yang membahas tentang kepenulisan ini pun aku langsung ingin membacanya.

Baca juga ulasan buku Akhirnya kutemukan kebahagiaan sejati -Dr.Aidh Al Qarni.

Kalau moms seorang penulis atau ingin menjadi penulis, buku ini mungkin cocok dan dibutuhkan untuk menambah insight tentang ilmu kepenulisan, proses menulis dan profesi seorang penulis itu sendiri. Buku ini dibuat berdasarkan pertanyaan tentang kepenulisan yang sering kali dilontarkan pada sang penulis.

Isi dari buku ini secara garis besar berdasarkan pengalaman beliau dan rekan-rekannya yang berprofesi sebagai penulis juga. Lucunya, buku ini tidak ada daftar isinya. Penyajian tulisannya seperti script obrolan antara kita dengan Mas Dwi.

Masalah terbesar penulis pendatang baru itu rupanya tidak percaya diri

(Dwi Suwiknyo, halaman 6)

Jadi penulis buku /novel butuh modal apa? Modal 6 S: Sabar,sabar,sabar,sabar,sabar,sabar.

(Dwi Suwiknyo, halaman 7)

Apa puncak prestasi seorang penulis? Ternyata sederhana banget, yakni kalau bisa terus menulis dan konsisten berkarya bertahun-tahun lamanya, sampai tutup usia. Kualitas karya meningkat, semakin hari semakin bagus!

(Dwi Suwiknyo, halaman 194)

Itulah sedikit kutipan yang diambil dari buku mood booster for writer. Ada pula bagian buku yang menceritakan dunia penerbitan, kebiasaan penulis dan karakter penulis yang ada di dunia bahkan komunitas penulis manakah yang wajib kita ikuti. Seru banget ya!

Sebagai penutup, terdapat pesan yang ‘ngena’ banget dari buku ini.

Ilmu yang dipanggil dengan amal (action) akan datang. Jika tidak, ia akan pergi.

Barangsiapa mengamalkan apa yang ia ketahui, maka Allah akan memberinya ilmu yang belum diketahui.

(Mood Booster for Writer, hal 195)

Semoga kita bisa mengamalkan setiap ilmu yang kita dapat dan bermanfaat. Aamiinn..

#ReviewBuku #BukuKepenulisan

Review Buku Mood Booster For Writer
Tagged on:                 
Nurul Afiati

Nurul Afiati

Hai, it's me. Seorang ibu dari dua anak super aktif. Penulis, blogger dan penikmat kopi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: