Sejak corona merajalela, aku udah lama banget gak main ke tempat wisata semacamnya. Bawa dua anak rasanya masih takut, agak ngeri jika berkunjung ke tempat yang terlalu ramai. Bukan parno sih, cuma lebih baik mencegah daripada mengobati kan.

Tanpa sengaja, long weekend kali ini, adik aku dan suaminya rencana liburan ke Lembang. Gak ada rencana apa-apa, mereka pun cuma ingin ngumpul bareng keluarga sambil rayain anniversary.

Liburan dadakan ke rumah Ibu
Ngumpul sekalian anniversary adik (Dok.pribadi)

Akhirnya, kepikiran untuk sedikit refreshing ke tempat yang gak terlalu rame keesokkan harinya. Setelah dipikir-pikir Pangalengan jadi tujuan kita. Selain jarak, pangalengan ini tidak sepadat Lembang. Cocok buat cari udara segar dan mengurangi kekhawatiran saat pandemi begini.

Sebetulnya ada beberapa tempat wisata menarik di Pangalengan yang menarik untuk dikunjungi, berikut listnya.

  • Situ Cileunca
  • Rumah Boscha
  • Hutan pinus Rahong
  • Taman Bougenville
  • Penangkaran Rusa Kertamanah
  • KPSBS Pangalengan
  • Villa Jerman
  • Kolam air hangat cibolang
  • Perkebunan Teh
  • Dll

Dari sekian banyak tempat, kami memilih penangkaran rusa Kertamanah. Karena, lokasinya strategis dan anak-anak pasti suka. Bermain dan ngasih makan rusa.

Berangkat jam setengah 8 pagi, aku dan keluarga membawa nasi timbel dan lauknya siap menikmati perjalanan. Cuaca yang tidak tentu, kami berangkat dari pagi.

Pemandangan jalan di Pangalengan

Alhamdulillah, cuaca menyambut riang, cerah dan seger. Kurang lebih dua jam setengah kita sampai di penangkaran rusa kertamanah. Ketika sampai disana, ternyata di sebelah daerah itu terdapat papan yang bertuliskan Rumah Belanda, Rumah shooting X Pengabdi Setan.

Rumah tampak depan ini bukan tempat syuting aslinya. Cuma diambil untuk kepentingan film.

Perhatian jadi teralihkan, aku jadi penasaran mau lihat rumah tempat syutingnya pengabdi setan. Mumpung udah disana, ya lebih baik sekalian aja lihat tempatnya.

Setelah diskusi sama Mr.suami yang super baik, akhirnya suami izinkan aku lihat rumah itu. Nanti, khalid diasuh ke tempat rusa sama suami. Senengnyaa..

Si kecil bahagia, emaknya juga sama deh, hihii..

Jalanan menuju lokasi
Untuk menuju rumah pengabdi setan, jalan sekitar 100 meter.

Tak jauh dari gerbang itu, tibalah aku di tempat syuting aslinya.

Inilah tampak depan rumah asli yang dijadikan tempat syuting.

Interior Rumah

Sebelum masuk, aku dan keluarga berdoa terus, tidak lupa ayat kursi aku baca di dekat telinga Shalu. Maklum, tempat ini memang sudah seram dan terkenal angker. Bahkan sebelum dijadikan tempat syuting, rumah ini dibiarkan kosong begitu saja.

Selamat datang di rumah Ibu

Foto besar tersebut terpajang menyambut setiap tamu yang datang. Oiya ada yang belum nonton film pengabdi setan (2017)?

Foto keluarga belanda berjajar di dinding. Mungkin itu foto pemiliknya dulu.

Kesan antik dan angker menyatu. Apalagi jika lihat sumurnya. Di samping sumur diletakkan replika pocong yang sukses buat suasana makin suram.

Menurut pengelola, replika bekas keperluan syuting sengaja ditinggalkan disana.

Suasana dari samping rumah
Ini dia rumah pak ustadz yang ada tepat di sebelah rumah Ibu.
Poster Behind the scenes di pajang di luar rumah.

Oiya, untuk kunjungan ke rumah Ibu hanya dikenakan tiket Rp.10.000 per orang. Sementara penangkaran rusa, tiketnya Rp.10.000 untuk dewasa dan Rp.5.000 untuk anak.

Saking serunya mengeksplor, aku malah lupa kasih ponsel abi buat fotoin Khalid yang lagi main rusa, hiks..

Sempet kepikiran, entah rumah ini bakal bertahan sampai kapan didatangi pengunjung. Mungkin ada masanya gak ada lagi yang tertarik untuk melihat kesana. Lalu apa yang terjadi sama rumah itu ya? Wallahualam..

#OneDayOnePost #Jalan-jalan #Horor

Liburan Dadakan ke Rumah Ibu si Pengabdi Setan
Tagged on:         
Nurul Afiati

Nurul Afiati

Hai, it's me. Seorang ibu dari dua anak super aktif. Penulis, blogger dan penikmat kopi.

6 thoughts on “Liburan Dadakan ke Rumah Ibu si Pengabdi Setan

  • Avatar
    October 31, 2020 at 5:56 am
    Permalink

    Aku belum Norton film nya mba, dan tidak pengen nonton karena aku penakut banget hahaha. .seru ya mengunjungi lokasi shooting film. Dari fotonya aja udah keliatan nyeremin.

    Reply
  • Avatar
    October 31, 2020 at 11:23 am
    Permalink

    Kereen yaa mbak tempat tersebut jadi wisata. Kesan seremnya masih ada, antiknya jg masih kerasa.
    Btw, salam kenal. Ini pertama kali aku berkunjung ke sini..

    Reply
    • Nurul Afiati
      October 31, 2020 at 12:53 pm
      Permalink

      Salam kenal mas Dodo, makasih udah main kesini. iya tempatnya keren dan masih terasa angkernya

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: