Setiap minggu sebetulnya mood nulis seringkali hilang. Bingung mau nulis apa, bahas apa. Akhirnya kepikiran aja untuk menulis bebas selama 10 menit. Apa yang ada di otak keluarkan apa adanya tanpa edit tanpa henti. Mari kita cek dapat berapa kata jika aku menulis selama 10 menit.

Jujur, aku tuh suka sekali dengan tantangan. Rasanya seperti ada sesuatu yang harus dituntaskan meskipun banyak kendala menghadang. Setelah ditantang justru kreativitas itu muncul tanpa batas. Aku sering dibuat terpukau akan hasilnya. Meskipun banyak kesalahan ejaan dan lain-lain. Tapi justru timer itu buat aku cepat menulis sesuai dengan apa yang terpikir.

Apa yang terjadi selama pandemi? Kalau dipikir-pikir masa pandemi malah buat aku banyak belajar loh. Termasuk isi blog ini setiap hari. Jadinya aku harus nambah bacaan-bacaan berkualitas juga setiap harinya. Mantap

Oh, iya tiba-tiba kepikiran ingin bahas drama korea. Semenjak ikutan ODOP, aku jadi kudet banget sama judul film dan drakor. Kangen rasanya ingin marathon nonton drakor. Jika nanti aku lulus ODOP, aku akan apresiasi diri menonton drakor yang seru marathon selama dua hari, Yeaaay!

Jadi, aku harus lulus apapun yang terjadi. Meskipun malas dan buntu sering melanda. Jangan kalah ah sama keadaan. Anak-anak dan suami untungnya mengerti dan mendukung. Au diberi ruang untuk menulis sehingga setiap harinya aku bisa nulis terus. Kalau buntu, aku suka buat cerpen sih, karena buat cerpen itu asyik banget. Menembus ruang imajinasi dan apapun yang terjadi bebas mau dibuat seperti apa ceritanya.

Wah, satu menit lagi, ngomongin apa lagi ya? Besok aku mau ke dokter gigi aja ah, kasihan si sulung mau ditambal karena tiga hari lalu nangis meraung-raung akibat sakit gigi. Setelah diberi obat dan antibiotik , tampaknya besok dia udah bisa ditambal.

Tulisan di atas adalah asli hasil tulisanku saat buntu. Dengan menggunakan teknik Free Writing, aku mencoba saran dari Alm. Hernowo yang tertuang dalam buku berjudul Free Writing.

Teknik ini ternyata berhasil memecahkan kebuntuan ide yang aku temui biasanya setiap hari minggu, hehe.. Lumayan dapat 350an kata.

Alhamdulillah, ternyata aku berhasil tetap menulis meski seperti ngacapruk teu puguh, hahaha..

Jika sedang buntu dan bingung mau nulis apa. Yuk ikuti cara ini, efektif kok!

Udah ya.. itu aja. Terima kasih.

#OneDayOnePost #TeknikMenulis #FreeWriting

Free Writing 10 Menit, Ini Hasilnya!
Tagged on:             
Nurul Afiati

Nurul Afiati

Hai, it's me. Seorang ibu dari dua anak super aktif. Penulis, blogger dan penikmat kopi.

13 thoughts on “Free Writing 10 Menit, Ini Hasilnya!

  • Avatar
    October 19, 2020 at 2:58 am
    Permalink

    Wah ide bagus jiga ya kak, menggunakan Free Writing ketika buntu Ide. Nanti dicoba ah 😁

    Reply
    • Nurul Afiati
      October 19, 2020 at 6:18 am
      Permalink

      Kalau teknik ini dipakai setelah riset dan dikembangkan sesudahnya bakalan lebih mantap lagi hasilnya. Cobain mba

      Reply
  • Avatar
    October 19, 2020 at 7:48 am
    Permalink

    Saya malah buntunya setiap hari 😂
    Sering banget pake cara ini juga hahaha, memang sangat membantu👍

    Reply
  • Avatar
    October 19, 2020 at 8:18 am
    Permalink

    haha… luar biasa, dari 10 menit ngacapruk teu puguh bisa menghasilkan lebih dari 300 kata. bisa dicontoh nih jika lagi gabut

    Reply
  • Avatar
    October 19, 2020 at 8:43 am
    Permalink

    Kayaknya saya harus pakai strategi ini juga deh kalau lagi buntu. Bisa nulis 300 kata lebih waktu lagi buntu itu sesuatu yang wow banget 😀

    Reply
  • Avatar
    October 19, 2020 at 9:44 am
    Permalink

    Walaupun ngacapruk teu puguh tapi ada manfaatnya dan tetap produktif wiihh jeren

    Reply
  • Avatar
    October 19, 2020 at 2:46 pm
    Permalink

    Bisa diterapkan nih kalau sedang buntu menulis tema apa.

    Reply
  • Avatar
    October 19, 2020 at 9:19 pm
    Permalink

    aku juga sering mempraktekkannya saat menulis….sangat membantu

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: