Seringkali aku tidak sadar, kapan terakhir kali membuat diri bahagia. Setelah menikah dan memiliki dua anak, rasanya aku tenggelam dalam rutinitas dan menjadikan keinginan pribadi menjadi nomor ke sekian. Begitu pun suami, yang mendahulukan kepentingan keluarga hingga lupa bagaimana melakukan me time untuk dirinya sendiri.

Meskipun memang, ketika menjadi orang tua, hal utama yang didahulukan adalah anak. Tetapi, sebetulnya perlu ada keseimbangan dalam menjalani hidup. Bukan berarti egois, ada saatnya kita memberi ruang untuk diri bernafas, merasa bebas, merasa bahagia seperti apa yang kita inginkan. Dan itu penting ternyata, untuk kesehatan jiwa dan raga kita.

Sekarang, tanyakan diri apa yang membuatmu bahagia? Jika masih bingung, yuk lakukan 5 cara mencintai diri agar kita bahagia!

5 Cara mencintai diri
gambar : Pexels/justname

1. Identifikasi cara apa yang membuat kita bahagia

Selama kita lahir ke dunia hingga detik ini, apa peristiwa yang jika dikenang akan membuat bahagia. Adakah yang berpikir tentang materi? Ya, mungkin materi bisa menjadi cara untuk membuat kita merasa bahagia, tetapi standar kebahagiaan yang diukur dengan materi tetap sulit untuk digapai. Bukan, bukan karena pesimis, tetapi materi yang dijadikan tujuan kebahagiaan itu biasanya belum kita miliki. Lalu, tanpa memiliki itu apakah kita bisa bahagia?

Sebetulnya bahagia itu simple. Bahagia itu apa yang bisa membuat diri kita merasakan kenyamanan, ketenangan, dan kesenangan.

Buktinya, aku merasa bahagia ketika bisa membaca buku dengan fokus tanpa distraksi apapun dan siapa pun. Aku juga bahagia ketika menikmati secangkir kopi di lantai atas sambil memandangi pemandangan pegunungan Lembang, meskipun kadang tertutup jemuran baju yang belum kering,hihi..

Aku juga bisa bahagia jika bisa menonton satu episode drama korea tanpa pause. Bahkan, mandi setengah jam dan bisa sambil luluran itu udah terasa bahagia banget buatku. Kebahagiaan ‘receh’ tetapi tidak bisa selalu aku rasakan. Sederhana dan menimbulkan ketenangan.

Terkadang, kita selalu membuat tuntutan ke dalam diri hingga tak menyadari sudah melakukan hal terbaik yang kita bisa. Maka, mulai sekarang temukan bahagia versimu. Percaya dan fokus aja pada kelebihan yang kita miliki. Bahagia  ternyata berkaitan erat dengan rasa syukur. Nah, sekarang saatnya memberi waktu untuk membuat kita bahagia ya.

2. Buat kebiasaan rutin

Karena nongkrong sore hari sambil menikmati pemandangan adalah cara bahagia paling mudah versinya aku. Jadi, aku suka luangkan waktu untuk sekadar menikmatinya. Kerjaan yang banyak gak akan pernah ada habisnya, maka lebih baik, memilih mencuri waktu untuk sedikit ‘bebas’.

Efek positif melakukan me time bisa langsung terasa. Biasanya, mood jadi lebih baik dan lebih mudah fokus setelahnya.

3. Tidur

Tidur adalah salah satu cara mencintai diri
Gambar : Pexels.com/Andreapiacquadio

Jika aku memulai tidur terlalu larut, mata terasa ngantuk banget. Lelah dan tubuh terasa melayang. Akibat kurang tidur itu, efeknya kemana-mana. Mudah marah, sulit konsentrasi, males ngapa-ngapain, anak gak keurus dan masih banyak lagi.

Ketika sedang tidak salat karena tamu bulanan. Itulah kesempatan untuk aku bisa bangun agak siang. Aku akan menggunakannya tanpa harus berdosa, hehe.. Karena, tidur pun sebetulnya adalah cara kita untuk mencintai diri. Jika kita memiliki tidur yang berkualitas, kita akan mendapatkan tubuh yang bugar, mental yang sehat. Alhasil, kegiatan berjalan lancar seharian.

4. Makan makanan sehat

 

Makan bukan sekadar kenyang. Kekenyangan bukan tanda kalau kita makan dengan baik. Saat perut penuh, eh kantuk malah merasa diundang.

Konsumsi sayuran dan buah lebih banyak adalah bukti bahwa kita sayang pada diri sendiri. Jika sehat, yang merasakannya ya bukan orang lain. Mengurangi makan gorengan meskipun itu enak adalah langkah awal menyayangi diri. Awalnya pasti sulit, tetapi pelan-pelan kita akan terbiasa mensortir makanan yang masuk ke dalam tubuh.

5. Berani bilang tidak

Sering banget kita dihadapkan pada situasi yang membuat kita merasa tidak enak. Bahkan, tanpa sadar kita rela mengikuti kemauan orang lain meskipun dalam hati tidak mau. Bagi sebagian orang, mengatakan tidak itu sulit. Demi menjaga perasaan orang lain, kita mengabaikan perasaan kita sendiri. Padahal, jika kita tegas pada hal yang tidak kita inginkan, orang lain akan menghargai keputusan itu.

Untuk hal yang kira-kira tidak membawa kebaikan, menolak adalah jurus terbaik. Seriusan, mulai sekarang cintai diri kamu dengan melakukan hal yang memang benar-benar baik untukmu. Itu akan membuat kita bahagia.

Kelima cara di atas jika aku lakukan, ternyata merupakan bentuk kecintaan terhadap diri. Kita yang tahu apa yang baik dan tidak untuk diri kita. Baik itu demi kebaikan fisik maupun psikis, Sesekali melakukan ‘me time’ itu berdampak positif banget. Jadi, mulai sekarang cobalah untuk mengenal, mencintai, menghargai diri yuk!

#OneDayOnePost #TipsMencintaiDiri

5 Cara Mencintai Diri Agar Bahagia
Tagged on:             
Nurul Afiati

Nurul Afiati

Hai, it's me. Seorang ibu dari dua anak super aktif. Penulis, blogger dan penikmat kopi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: