Rahasia Produktif Menulis Orang-Orang Hebat

May 26, 2020 By Nurul Afiati

Rahasia produktif menulisThe first draft is just you telling yourself the story

Terry Prachett-

Ketika pertama lagi membaca sebuah buku, aku selalu merasakan berada dalam ruang  spesial seolah sedang berbicara dan berdiskusi dengan penulisnya. Itulah salah satu hal menarik yang terasa, mendorong rasa candu untuk melahap buku-buku terutama buku pengembangan diri.

Belajar dari tulisan beberapa penulis favorit, ada sebuah pertanyaan menggelitik dan cukup sering ditanyakan kepada mereka. Salah satunya mengenai produktivitas dalam menulis itu sendiri. Memang, menghasilkan tulisan yang mengugah dan bergizi itu nyatanya tak mudah. Maka, konsistensi mereka dalam menulis membuatku penasaran. Apa rahasia produktif menulis orang-orang hebat itu?

Dirangkum dari berbagai sumber yang ada, ternyata inilah

Rahasia Produktif Menulis Orang-Orang Hebat berikut

1. Prof. Rhenald Kasali

for article with title 'rahasia produktif menulis orang-orang hebat'

Sumber : twitter @Rhenald_kasali

Ketika pertama kali membaca buku karangannya tentang Self Driving, seketika aku langsung menyukai tulisannya. Selalu ada wawasan baru yang didapat ketika membaca buku beliau dan wawasan itu begitu menginspirasiku untuk ‘berbuat dan berubah’. Profesor Rhenald kasali adalah salah satu penulis favorit yang karyanya berjajar rapi di rak best seller salah satu toko buku besar di Indonesia. Dikenal sebagai guru besar ilmu manajemen. Tulisannya mampu mendorong aku pribadi untuk berubah, berkembang  dan menantang diri untuk menjadi sumber daya manusia yang hebat.

for the article 'rahasia produktif menulis orang-orang hebat'

Sumber : Goodreads

Di usianya yang tak lagi muda, beliau tetap produktif menulis melahirkan buku-buku baru. Seakan idenya terus mengalir tanpa kendala. Prof Rhenald sangat menginspirasi aku untuk menulis dan menjadi tertarik untuk membaca semua bukunya baik yang lama maupun yang baru. Selalu ada ilmu baru yang didapat dalam tulisannya.  Lalu, Apa rahasia produktif menulisnya?

Menulis adalah kegiatan lanjutan dari membaca. Maka, jika ingin produktif menulis harus mau membaca, rakus membaca menjadi salah satu rahasia produktif menulisnya. Hal itu yang mendorong setiap tulisan beliau bergizi dan menambah wawasan setiap pembaca.

Sebagai orang sibuk, tidak banyak waktu yang beliau miliki untuk sekadar duduk di depan sebuah laptop dan menulis. Tetapi, dengan memanfaatkan setiap waktunya saat perjalanan,  di dalam pesawat, atau sela-sela menunggu. Kita selalu dapat melihat buku-bukunya hadir di etalase toko buku.

Betapa produktifnya beliau, menggunakan media yang ada. Meskipun hanya kertas dan pulpen. Hasil tulisannya dikirim pada sekretaris untuk kemudian diketik. Jika memang beliau memiliki waktu, maka beliau sendiri yang akan mengetiknya.

Ternyata itulah yang membuatnya produktif menulis. Berkaca dari beliau, aku belajar bagaimana menulis itu bisa dilakukan kapan pun, dimana pun.

Tidak ada waktu yang tepat untuk menulis melainkan detik ini juga.

-Nurul Afiati

2. Andrea Hirata

Photo for article 'rahasia produktif menulis orang hebat'

Photo : Kumparan

Karya terkenal novel laskar pelangi, adalah salah satu karya fiksi terbaik yang aku baca. Gaya bahasa dalam novel itu begitu mengalir dan menghipnotis pembaca untuk menikmatinya hingga kata terakhir. Aku selalu suka dengan cara Andrea Hirata dalam bercerita. Unik dan berciri khas.

Mungkin karena kisah yang diceritakan olehnya berdasar kisah nyata. Baik tempat maupun karakter yang terdapat dalam novel menjadi sangat menarik. Hingga mendatangkan pengunjung baik dari dalam maupun luar negeri ke Belitung sendiri.

Tak hanya laskar pelangi, ternyata novel-novel berikutnya tetap mendapatkan hati para pembaca dan sukses difilmkan. Terhitung 11 karya Andrea Hirata telah diterbitkan. Beberapa diantaranya sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa.

Berdasarkan salah satu sumber pada saat lauching bukunya berjudul Guru Aini. Rahasia produktif menulis dari Andrea Hirata ternyata tidak pegang ponsel selama 4 tahun. Dia mampu lebih produktif karena tak gunakan hp. Memang, ketika niat menulis sering kali terganggu oleh banyak notifikasi dari sosial media. Maka proses menulis pun jadi mudah terhambat.

Rahasia kedua adalah membaca. Andrea hirata mengharuskan dirinya untuk membaca buku atau satu judul novel setiap tiga hari. Wah, jika kita mengikuti triknya, bayangkan berapa buku yang mampu kita baca selama 1 bulan?

Dari sang penulis ini, aku mendapat wawasan baru mengenai kebiasaan produktif yang harus kita bentuk. Membaca.

Kualitas tulisanmu berdasar dari kualitas bacaanmu

-Nurul Afiati

 

3. Tere Liye

Photo : Republika

Siapa yang tak kenal dengan Tere Liye? Novelis ini terbukti produktif menerbitkan novel puluhan dan selalu berhasil mencetak penjualan terbaik. Gaya bahasa dalam novelnya ringan dan mudah dipahami. Bahkan kutipan-kutipan yang dituliskannya seringkali digunakan oleh para pembaca.

Yang menarik dari sosok Tere Liye adalah keinginan besarnya yang ingin dikenal melalui karya. Maka, kalau diperhatikan di setiap bukunya hampir tak ada profil tentang Tere Liye sendiri. Penulis ini memiliki tujuan besar yakni melahirkan generasi yang lebih baik. Tujuan besar yang ditanamkan membuatnya totalitas dalam berkarya. Dari setiap karyanya, terdapat curahan tenaga, pikiran dan hati di dalamnya. Tak heran jika buku-bukunya meledak di pasaran.

Dari Tere Liye ada dua hal penting yang dapat kita pelajari untuk selalu termotivasi menjadi produktif dalam menulis.

Karya hebat dibuat dengan sebuah tujuan besar dan totalitas mencurahkan tenaga, pikiran dan hati di dalamnya.

-Nurul Afiati

4. Asma Nadia

Dalam sebuah seminar jumpa penulis, Desember 2019 lalu. Aku berkesempatan bertemu dan berbincang sedikit tentang ilmu kepenulisan dengan bunda Asma Nadia. Siapa tak kenal dengan beliau? Puluhan novel yang diterbitkan menjadi bukti sebuah proses menulis dari seorang Asma Nadia. Banyak sekali ilmu yang didapat ketika bertemu dengan bunda hebat ini.

Sempat terlintas di benakku, kok bisa ya Bunda Asma ini punya banyak ide untuk dijadikan buku?

Dalam seminar itu pun, Bunda menceritakan latar belakang dari setiap novel yang dibuatnya. Novel-novel karyanya lahir dengan Tujuan yaitu menghadirkan sudut pandang lain dari setiap cerita. Salah satu novelnya yang berjudul Rumah tanpa jendela, bertujuan untuk menunjukkan bahwa ada loh di dunia ini yang memiliki cita-cita sederhana tapi sulit dicapai untuk mereka. Seperti tokoh Rara dalam cerita, yang hanya bercita-cita memiliki jendela di rumahnya.

Asma Nadia yang selalu konsisten menerbitkan novel menceritakan trik khusus agar senantiasa produktif menulis, yakni Target menulis, peka dan rajin mencatat. 

 

when search nurulafiati.com on google

Bareng Bunda Asma Nadia

Untuk menerbitkan novel, minimal sekali dalam setahun harus menargetkan untuk menyelesaikan drafnya selama 6 bulan. Karena dari proses pengiriman naskah hingga tahap cetak kurang lebih menghabiskan waktu selama 6 bulan juga.

Nah, itulah sedikitnya tips produktif dari Asma Nadia.

Hadirkan tujuan dalam proses sebuah buku, buat target dan rajin mencatat.

– Nurul Afiati

5. Hernowo

Orang hebat berikutnya adalah pakar ilmu tentang menulis dan membaca, Hernowo Hasim. Pertama kali membaca buku dari mantan CEO Mizan Publishing ini tentang Quantum Writing dan Quantum Reading, aku merasakan satu frekuensi dengan beliau.

Di usia 40 tahun, beliau baru memulai untuk menulis dan menerbitkan karyanya yang berjudul Mengikat Makna. Namun, karyanya langsung menjadi Best Seller hingga berhasil cetak ulang ketujuh. Setelah itu, kurang lebih 37 buku telah ditulis oleh Pak Hernowo. Betapa banyak ilmu menulis dan membaca yang aku dapat dan praktekan dari beliau. Salah satu bukunya berjudul Free Writing, mengupas bagaimana teknik menulis bebas dapat mengantarkan kita untuk menjadi produktif menulis. Semua buku-buku beliau menurutku wajib untuk dibaca oleh setiap penulis.

Sumber : Blog.mizanstore.com

Sayangnya, pada 24 Mei 2018. Beliau berpulang ke pangkuan Allah Ta’ala. Meski begitu, karya-karyanya yang menggugah masih bisa kita nikmati hingga saat ini. Aku pun masih membaca hasil pemikiran beliau melalui aplikasi ipusnas atau membeli bukunya yang masih dicetak ulang hingga saat ini.

Dari beliau, aku mengambil satu pelajaran yang bermakna.

Mulailah menulis dari sekarang, tak ada kata terlambat, tinggalkan amal jariyah berupa buku bermanfaat bagi manusia setelah kita.

-Nurul Afiati-

6. Dr. Aidh Al Qarni

Penulis favoritku kali ini adalah Dr. Aidh Al Qarni, seorang ulama yang produktif menulis dari Saudi Arabia. Buku La Tahzan yang merupakan karya fenomenalnya berisi tentang nasihat-nasihat menyentuh sisi spiritual. Buku ini seakan menjadi penyembuh diri dari rasa ‘sakit’ duniawi. Pemikiran-pemikirannya berdasarkan isi Al Quran dan hadits sehingga tulisannya menjadi begitu bermakna.

Buku La Tahzan dibuat ketika sang penulis berada di dalam penjara. karena pemikirannya dianggap menentang pemerintahan kala itu. Buku setebal 571 halaman ini lahir dan menjadi obat baginya.

Ternyata  bukan hanya la tahzan saja karya beliau yang fenomenal. Beberapa buku lainnya, tak kalah berkualitasnya. Menjadi wanita paling bahagia, Menjadi Pelajar Berprestasi, Laa Taghraab (Jangan Marah) dan dua buku terbarunya berjudul Akhirnya kutemukan kebahagiaan Sejati, Berjuanglah.

Puluhan buku karya Dr.Aidh ini merupakan buku-buku motivasi yang penuh dengan nilai-nilai keislaman.

Dalam tanya jawab tentang pedoman dalam menulis dan membaca,Dr. Aidh mengatakan salah satu cara agar lebih mudah mendapatkan ilmu diantaranya,

Kalau kita sudah punya ilmu dan paham benar, maka ajarkan kepada orang lain. Jangan disimpan untuk diri sendiri. Berikan ilmu kita kepada orang lain sehingga banyak manfaatnya untuk masyarakat menjadi amal saleh bagi kita.

-Dr. Aidh Al Qarni

Nah, dari ucapannya aku simpulkan bahwa salah satu tujuannya dalam menulis yang ingin bermanfaat bagi masyarakatlah yang membuatnya terus menulis dan berbagi ilmu.

Itulah rahasia produktif menulis yang didapat dari keenam penulis favoritku. Sebetulnya, masih banyak ilmu yang bisa kita dapat dari penulis lainnya. Lain waktu, Insya Allah aku tulis lagi ya. Sementara ini, ilmu yang didapat dari orang-orang hebat di atas bisa banget loh, kita ikuti. Semoga tulisan ini bisa membuat aku dan pembaca semakin produktif menulisnya baik itu di blog, buku, artikel atau media sosial.

Buat Moms yang punya rahasia produktif menulis juga, bisa banget loh share rahasianya di kolom komentar di bawah!

Semoga tips dari Moms, bisa menambah pengetahuan dan produktivitas kita ya..

 

Sumber :

https://www.naviri.org/2019/07/rahasia-sukses-dan-produktivitas-tere-liye.html

https://blog.mizanstore.com/obituari-istimewa-untuk-hernowo-hasim/

http://dlasweet89.blogspot.com/2012/04/mengenali-penulis-buku-la-tahzan-dr.html